Mengapa local-first penting
Banyak layanan parafrasa meminta penulis menempel draft ke form remote dan membayar untuk batas yang lebih longgar. RhetoriLex memilih jalur berbeda. Aplikasi publik ini statis, bisa dipasang, dan gratis. Aplikasi dapat membuat prompt aman tanpa endpoint, atau memanggil hanya endpoint OpenAI-compatible yang dimasukkan pengguna.
Dengan cara ini, alat tetap berguna bagi peneliti, mahasiswa, dosen pembimbing, editor, dan penulis Indonesia yang membutuhkan bahasa Inggris hati-hati tanpa menjadikan setiap kalimat sebagai request berbayar. Aplikasi tidak menyimpan naskah di server RhetoriLex karena versi web saat ini tidak punya database naskah server-side.
Pilihan setup aman
| Pilihan | Cara kerja | Pemeriksaan privasi |
|---|---|---|
| Prompt saja | RhetoriLex membuat instruksi dan checklist invarian. | Tidak ada panggilan AI keluar dari browser. |
| Endpoint lokal | Gunakan server lokal OpenAI-compatible seperti gateway model lokal. | Jaga endpoint tetap di mesin atau jaringan sendiri. |
| Endpoint provider | Masukkan endpoint, model, dan token sendiri bila provider mengizinkan panggilan browser. | Teks dikirim ke provider itu, bukan ke RhetoriLex. |
Mengapa batas web hosted bersifat lokal
Halaman publik menerapkan batas tiga panggilan harian di storage browser. Ini batas pemakaian ringan, bukan keamanan akun. Tujuannya mencegah pemakaian berlebihan tanpa membuat situs statis kehilangan sifat gratis dan mudah deploy di GitHub Pages.
Layanan hosted dengan shared key sungguhan membutuhkan backend. Desain yang direncanakan adalah Worker API kecil, tabel D1 untuk kuota harian anonim, cache KV untuk keputusan rate-limit, Turnstile untuk menahan abuse, token provider hanya sebagai server secret, dan logging naskah mati secara default. Backend itu sengaja dipisahkan dari aplikasi statis saat ini.