Pendahuluan dan tinjauan pustaka
Pendahuluan perlu menyempit dari konteks yang terdefinisi menuju masalah riset yang dapat dijawab studi. Hindari klaim bahwa belum ada penelitian kecuali penelusuran mendukungnya. Kesenjangan yang berguna bersifat spesifik: suatu populasi belum diteliti, metode menghasilkan estimasi yang tidak konsisten, mekanisme masih tidak pasti, atau bukti belum mencakup konteks penting.
Tinjauan pustaka sebaiknya menyintesis, bukan mengatalogkan. Kelompokkan sumber berdasarkan pertanyaan, teori, metode, temuan, atau keterbatasan. Nyatakan dasar perbandingan dan pastikan sitasi mendukung proposisi yang melekat padanya. Baca Penulisan Akademik untuk panduan sikap dan sintesis.
Metode dan hasil
Metode perlu mencatat keputusan yang diperlukan untuk memahami atau mereproduksi analisis. Nyatakan desain, sampel, pengukuran, prosedur, eksklusi, serta pilihan model dengan ketepatan yang sesuai disiplin. Hasil perlu melaporkan estimasi, arah, ketidakpastian, dan perbandingan yang relevan. Pisahkan interpretasi dari observasi kecuali format penerbit mengintegrasikannya.
Untuk hasil nol atau tidak pasti, jelaskan apa yang dapat dan tidak dapat disingkirkan oleh data. Jangan menggunakan ketiadaan signifikansi statistik sebagai bukti ekuivalensi. Baca Penulisan Ilmiah untuk pemeriksaan kausal dan desain.
Diskusi dan simpulan
Awali diskusi dengan jawaban terhadap pertanyaan riset pada kekuatan yang didukung analisis. Hubungkan temuan dengan karya terdahulu, pertimbangkan penjelasan yang masuk akal, nyatakan keterbatasan yang memengaruhi interpretasi, dan bedakan implikasi lokal dari klaim umum. Simpulan sebaiknya memadatkan kontribusi yang terbatasi, bukan memperkuat bahasa.
Gunakan Penjelajah Frasa untuk pola keterbatasan, interpretasi, perbandingan, dan kontribusi. Periksa kebutuhan bukti setiap kandidat.
Tanggapan reviewer
Tanggapi substansi komentar sebelum mempertahankan pilihan kata. Nyatakan apa yang diubah, di mana perubahan dibuat, dan bagaimana revisi menjawab kekhawatiran. Bila tidak setuju, identifikasi titik kesepakatan, jelaskan alasan metodologis atau konseptual, dan tawarkan revisi yang terbatasi jika memungkinkan. Jangan mengaku menambah analisis, sitasi, atau hasil yang tidak ada dalam naskah.