Lindungi makna sebelum mengubah bentuk

Keberhasilan parafrasa tidak diukur dari jumlah sinonim atau perbedaan permukaan. Ukurannya adalah apakah kalimat baru membuat klaim yang sama dan tetap didukung. Mulailah dengan menandai unsur yang dilindungi: sitasi, nama, angka, satuan, interval, istilah teknis, negasi, arah perbandingan, populasi, konteks, waktu, modalitas, dan status kausal.

Perhatikan pernyataan sumber: Study A reported no increase in outcome Y after 12 weeks (Lee, 2024). Parafrasa yang aman harus mempertahankan temuan negatif, outcome, periode 12 minggu, dan sitasi. Mengubah no increase menjadi reduced, atau menghapus periode waktu, mengubah klaim.

Gunakan alur berbasis batasan

  1. Ekstrak invarianDaftar bukti, angka, relasi, dan kata pembatas yang tidak boleh berubah.
  2. Nyatakan proposisi dengan lugasTulis makna yang didukung tanpa berusaha terdengar lebih indah.
  3. Bangun ulang kalimatUbah struktur dan penekanan sambil mempertahankan istilah disipliner yang bermakna tepat.
  4. Periksa dua arahTanyakan apakah sumber mencakup parafrasa dan apakah parafrasa menambah proposisi tanpa dukungan.

Waspadai pergeseran yang halus

Makna sering berubah melalui suntingan kecil. May menjadi will. Associated with menjadi led to. Some participants menjadi participants. Higher than menjadi different from. Hasil pada satu konteks menjadi klaim umum. Sitasi berpindah ke kalimat yang berisi proposisi baru yang tidak didukung sumber.

Jika suatu bagian sudah ringkas, sangat teknis, atau memiliki bentuk hukum tetap, parafrasa mungkin bukan tujuan yang tepat. Kutip secara singkat bila beralasan dan diizinkan, berikan sitasi, atau pertahankan istilah teknis sambil menulis ulang penjelasan di sekitarnya. Jangan melakukan parafrasa untuk menyamarkan ketergantungan pada sumber.